Tampilkan postingan dengan label Hidrokarbon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidrokarbon. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Maret 2013

Alkohol


Alkohol 
Alkohol adalah kelompok senyawa yang mengandung satu atau lebih gugus fungsi hidroksil (-OH) pada suatu senyawa alkana. Alkohol dapat dikenali dengan rumus umumnya R-OH. Alkohol merupakan salah satu zat yang penting dalam kimia organik karena dapat diubah dari dan ke banyak tipe senyawa lainnya. Reaksi dengan alkohol akan menghasilkan 2 macam senyawa. Reaksi bisa menghasilkan senyawa yang mengandung ikatan R-O atau dapat juga menghasilkan senyawa mengandung ikatan O-H.
Salah satu senyawa alkohol, etanol (etil alkohol, atau alkohol sehari-hari), adalah salah satu senyawa yang dapat ditemukan pada minuman beralkohol. Rumus kimianya CH3CH2OH.

Penamaan alkohol mengikuti aturan IUPAC:
Penamaan alkohol
  1. temukan rantai karbon terpanjang yang paling tidak mengikat satu gugus -OH, ini adalah rantai utamanya
    1. jika ada lebih satu gugus -OH, maka cari rantai terpanjang yang paling banyak mengandung gugus -OH-nya
    2. namai apakah itu termasuk alkohol, alkana diol, triol, dsb.
  2. beri nomor pada gugus -OH, usahakan agar gugus -OH mendapatkan nomor terkecil
prioritaskan gugus alkohol diatas gugus fungsi lainnya (karena gugus alkohol/hidroksi adalah gugus yang mendapat prioritas tertinggi dalam penamaan)


Contoh alkohol
Nama IUPACNama umum
CH3CH2OHEtanolEtil alkohol
CH3CH2CH2-OH1-PropanolPropil alkohol
(CH3)2CH-OH2-PropanolIsopropil alkohol (Catatan: bukan isopropanol)
2-Etil-1-butanol2-Etilbutanol
3-Metil-3-pentanol
2,2-Dimetilsiklopropanol
Gugus -OH lebih dari 1
1,2-EtanadiolEtilen glikol
1,1-EtanadiolAsetaldehid hidrat
1,4-Sikloheksanadiol
(juga dikenal sebagai lemak tubuh)1,2,3-PropanatriolGliserol
-OH dapat dinamai sebagai substituen gugus hidroksil (hidroksialkana)
1,2-Di(hidroksimetil)sikloheksana
2-(hidroksimetil)-1,3-propanadiol


Sintesis/pembuatan alkohol
Ada 2 reaksi yang dapat dipakai untuk membuat/mensintesis alkohol dari gugus karbonil: reaksi adisi Grignard dan reaksi reduksi. Kita akan lihat satu per satu.

Reaksi adisi Grignard

Reagen grignard dibuat dengan cara mencampurkan logam magnesium dengan alkil halida (atau haloalkana). Atom magnesium akan menempati posisi diantara gugus alkil dan atom halogen (X) dengan rumus umum:
R-X + Mg → R-Mg-X
Pada contoh di bawah ini, digunakan bromin sebagai reagen grignard karena bromin merupakan atom halogen yang biasa dipakai dalam pembuatan reagen grignard.

Mekanisme dari reagen Grignard yang bereaksi dengan sebuah karbonil

Sintesis dari formaldehida


Sintesis alkohol dari formaldehida dan reagen Grignard
Gambar diatas menunjukkan sintesis alkohol yang dihasilkan dari formaldehida dan reagen Grignard. Alkohol yang dihasilkan berjenis alkohol primer.

Sintesis dari aldehida


Sintesis alkohol dari aldehida dan reagen Grignard
Gambar diatas menunjukkan sintesis alkohol yang dihasilkan dari aldehida dan reagen Grignard. Alkohol yang dihasilkan berjenis alkohol sekunder.

[sunting]Sintesis dari keton


Sintesis alkohol dari aldehida dan reagen Grignard
Gambar diatas menunjukkan sintesis alkohol yang dihasilkan dari keton dan reagen Grignard. Alkohol yang dihasilkan berjenis alkohol tersier.

Sintesis dari ester


Sintesis alkohol dari ester dengan reduksi
Gambar diatas menunjukkan sintesis alkohol dari ester dengan reaksi reduksi. Ester dapat terhidrolisa menjadi alkohol dan asam karboksilat.

Sintesis dari asam karboksilat


Sintesis alkohol dari asam karboksilat dengan reaksi reduksi
Gambar diatas menunjukkan sintesis alkohol dari asam karboksilat dengan reaksi reduksi.

sumber :http://id.wikibooks.org
Read more ...
Minggu, 24 Februari 2013

Ester


Ester

Ester merupakan isomer fungsi dari asam karboksilat dengan gugus fungsi


Rumus umum asam ester adalah


1) Tata Nama Ester
Dengan menyebutkan gugus alkilnya, kemudian diikuti karboksilatnya.
Contoh

2) Isomer Ester
Isomer ester disebabkan oleh gugus alkil dan gugus alkanoatnya. Selain
itu ester juga berisomer dengan asam karboksilat.
Conoh: isomer C4H8O2
1) Sebagai asam karboksilat



2) Sebagai ester




3) Sifat-Sifat Ester
a) Sifat Fisis
(1) Ester memiliki titik didih dan titik beku yang lebih rendah dari titik
didih dan titik beku asam karboksilat asalnya.
(2) Ester suku rendah berupa zat cair yang berbau harum (beraroma
buah-buahan).
b) Sifat Kimia
(1) Ester bersifat netral dan tidak bereaksi dengan logam natrium
maupun PCl3.
(2) Ester dapat mengalami hidrolisis menjadi asam karboksilat dan
alkohol.

(3) Hidrolisis ester suku tinggi dengan NaOH atau KOH menghasilkan
sabun dan gliserol (reaksi penyabunan).
Contoh:

(4) Ester dapat mengalami reduksi menjadi alkohol.
Contoh:


(5) Reduksi terhadap ester tak jenuh suku tinggi (minyak atau lemak
cair) yang menghasilkan mentega.

4. Kegunaan Ester
1) Senyawa ester dengan rantai pendek (ester yang
berasal dari asam karboksilat suku rendah dengan alkohol suku rendah) banyak terdapat dalam buah-buahan
yang menimbulkan aroma dari buah tersebut, sehingga disebut ester buah-buahan.
Senyawa ester ini banyak digunakan sebagai penyedap
atau esens.

Aroma pisang pada makanan atau minuman dapat diperolehdengan menambahkan ester amil asetat. Benzilasetat memberikan aromastrawberry pada makanan atau minuman.
Di samping itu digunakan juga sebagai pelarut pada pembuatan cat, cat kuku, dan perekat.
2) Ester yang berasal dari gliserol dengan asam karboksilat suku rendah atau tinggi (minyak dan lemak).
Digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan sabun dan mentega (margarin).
3) Ester dari alkohol suku tinggi dan asam karboksilat suku tinggi. Ester ini disebut lilin (wax), lilin ini berbeda dengan lilin hidrokarbon (lilin parafin). Kegunaannya ialah untuk pemoles mobil dan lantai.
Read more ...

Keton


Keton / Alkanon

1. Rumus Umum
Alkanon merupakan golongan senyawa karbon dengan gugus fungsi karbonil


Gugus fungsi karbonil terletak di tengah, diapit dua buah alkil. Sehingga alkanon mempunyai rumus umum sebagai berikut :


Contoh :



2. Tata Nama
Penamaan senyawa-senyawa alkanon atau keton juga ada dua cara yaitu :
1) Menurut IUPAC mengikuti nama alkanannya dengan mengganti akhiran “ ana “ dalam alkana menjadi “ anom “ dalam alkanon.
2) Dengan cara Trivial yaitu dengan menyebutkan nama kedua gugus alkilnya, kemudian diikuti akhiran “ Keton “.
Contoh


TATA NAMA ALKANON

Untuk senyawa-senyawa keton dengan rumus struktur bercabang akan lebih mudah jika penamaannya menggunakan aturan IUPAC, sebagai berikut :
a) Tentukan rantai utama dengan cara pilih deretan C yang terpanjang dan mengandung gugus fungsi kemudian beri nama seperti tabel 5.6 di atas.
b) Penomoran rantai utama dimulai dari ujung yang memberikan nomor serendah-rendahnya bagi atom C gugus fungsi. Aturan selanjutnya sama dengan yang berlaku pada senyawa hidrokarbon.
Contoh :
3. Sifat – Sifat Alkanon
Beberapa sifat yang dimiliki senyawa-senyawa Alkanon antara lain :
1) Alkanon dengan jumlah C 1 s/d 5 berupa cairan tak berwarna
2) Pada umumnya larut dalam air
3) Alkanon seperti aldehide mempunyai titik didih yang relatif lebih tinggi dari pada senyawa non polar.
4) Alkanon dapat direduksi oleh gas H2 menghasilkan alkohol sekundernya.
Contoh :

dengan dasar sifat ke-4 ini, maka pada umumnya alkanon dibuat dengan cara mengoksidasi alkohol sekundernya.
Contoh :



4. Kegunaan Alkanon
Senyawa alkanon yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aseton (propanon). Aseton banyak digunakan sebagai :
1) Pelarut senyawa karbon misalnya : sebagai pembersih cat kuku
2) Bahan baku pembuatan zat organik lain seperti klaroform yang digunakan sebagai obat bius.
3) Selain aseton, beberapa senyawa alkanon banyak yang berbau harum sehingga digunakan sebagai campuran parfum dan kosmetika lainnya.
Read more ...

Asam Alkanoat


Asam Alkanoat

1. Rumus Umum
Asam alkanoat atau asam karboksilat merupakan golongan senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsional –COOH terikat langsung pada gugus alkil, sehingga rumus umum asam alkanoat adalah :



Contoh :
PEMBENTUKAN RUMUS STRUKTUR ASAM ALKANOAT



2. Tata Nama
Penamaan senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat juga ada dua cara yaitu:
1) Menurut IUPAC : mengikuti nama alkananya dengan menambahkan nama asam di depannya dan mengganti akhiran “ ana “ pada alkana dengan akiran “ anoat “ pada asam Alkanoat.
2) Menurut Trivial, penamaan yang didasarkan dari sumber penghasilnya.
Contoh :
PENAMAAN SENYAWA ASAM ALKANOAT





Untuk senyawa-senyawa asam alkanoat yang mempunyai rumus struktur bercabang aturan penamaan IUPAC adalah sebagai berikut :
1) Tentukan rantai utama dengan memilih deretan C paling panjang dan mengandung gugus fungsi –COOH, kemudian diberi nama seperti pada tabel di atas.
2) Penomoran atom C dimulai dari atom C gugus fungsi, sedang aturan selanjutnya sama dengan yang berlaku pada senyawa-senyawa hidrokarbon.
Contoh :


3. Sifat – Sifat Asam Alkanoat
Secara umum senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
1) a) Asam alkanoat yang mengandung C1 sampai C4 berbentuk cairan encer dan larut sempurna dalam air
b) Asam alkanoat dengan atom C5 sampai C9 berbentuk cairan kental dan sedikit larut dalam air
c) Asam alkanoat suku tinggi dengan C10 atau lebih berbentuk padatan yang sukar larut dalam air.
2) Titik didih asam alkanoat lebih tinggi dibandingkan titik didih alkohol yang memiliki jumlah atom C yang sama.
3) Asam alkanoat pada umumnya merupakan asam lemah. Semakin panjang rantai karbonnya semakin lemah sifat asamnya.
Contoh :
HCOOH, Ka = 1,0 . 10–4
CH3COOH , Ka = 1,8 . 10–5
CH3CH2COOH, Ka = 1,3 . 10–5
4) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan basa menghasilkan garam. Reaksi ini disebut reaksi penetralan.
a) CH3COOH + NaOH ---> CH3COONa + H2O
Asam Etanoat ................ Natrium Etanoat
b) CH3CH2COOH + KOH ---> CH3CH2COOK + H2O
Asam Propanoat ................Kalium Propanoat
5) Asam alkanoat dapat bereaksi dengan alkohol menghasilkan senyawa ester. Reaksi ini dikenal dengan reaksi esterifikasi.
a) CH3COOH + CH3–OH --->CH3COOCH3 + H2O
Asam Etanoat.. Metanol...... Metil Etanoat
b) CH3CH2COOH + CH3CH2–OH ---> CH3CH2COOCH2CH3 + H2O
Asam Propanoat... Etanol............. Etil Propanoat


4. Kegunaan Asam Alkanoat
Penggunaan asam alkanoat dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
1) Asam format (asam metanoat) yang juga dikenal asam semut merupakan cairan tak berwarna dengan bau yang merangsang. Biasanya digunakan untuk :
a) menggumpalkan lateks (getah karet)
b) obat pembasmi hama
2) Asam asetat atau asam etanoat yang dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama asam cuka. Asam cuka banyak digunakan sebagai pengawet makanan, dan penambah rasa makanan (bakso dan soto)
3) Asam sitrat biasanya digunakan untuk pengawet buah dalam kaleng
4) Asam stearat, asam ini berbentuk padat, berwarna putih. Dalam kehidupan sehari-hari terutama digunakan untuk membuat lilin.
Read more ...
Senin, 24 Oktober 2011

Isomer Alkena




Isomer Alkena

Alkena paling rendah yang memiliki isomer yaitu butena (C4H8). Alkena memiliki dua jenis isomer sebagai berikut.

1. Isomer posisi

Isomer posisi adalah senyawa-senyawa dengan rumus molekul sama, namun
memiliki struktur rantai yang berbeda. Alkana hanya memiliki satu jenis
isomer posisi, namun alkena memiliki dua jenis perubahan penataan atom,
yaitu:
a) isomer posisi di
Read more ...

Pembuatan Alkena

Halaman ini menjelaskan cara-cara membuat alkena dalam laboratorium melalui dehidrasi alkohol.
Proses dehidrasi alkohol menggunakan aluminium oksida sebagai katalis
Dehidrasi etanol menjadi etena
Ini
merupakan sebuah cara sederhana untuk membuat alkena berwujud gas
seperti etena. Jika uap etanol dilewatkan pada bubuk aluminium oksida
yang dipanaskan, maka etanol akan terurai membentuk etena
Read more ...

Reaksi-reaksi Alkena



Reaksi-reaksi Alkena


Alkena
lebih reaktif dibandingkan dengan alkena. Hal ini disebabkan adanya
ikatan rangkap -C=C-. Reaksi alkena terutama terjadi pada ikatan rangkap
itu. Reaksi penting alkena adalah pembakaran, adisi, dan polimerisasi.



Pembakaran


Seperti
halnya alkana, alkena suku rendah mudah terbakar. Jika dibakar di udara
terbuka, alkena menghasilkan jelaga lebih banyak
Read more ...

Sifat-Sifat Dan Kegunaan Alkena






Sifat-Sifat Alkena





@font-face {
font-family: "Trebuchet MS";
}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal { margin: 0cm 0cm 0.0001pt; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; }p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph { margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; }p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst,
Read more ...

Tata Nama Alkena

Alkena atau olefin dalam kimia organik adalah hidrokarbon tak jenuh dengan sebuah ikatan rangkap dua antara atom karbon. Rumus umumnya adalah CnH2n. Alkena yang paling sederhana adalah etena (C2H4).

Aturan pemberian nama pada alkena adalah sebagai berikut.

a. Rantai utama dipilih rantai terpanjang

b.Atom C yang mengandung ikatan rangkap, pada rantai utama diberi nomor paling kecil dekat
Read more ...
Jumat, 28 Januari 2011

Ester

Ester merupakan isomer fungsi dari asam karboksilat dengan gugus fungsiRumus umum asam ester adalah1) Tata Nama EsterDengan menyebutkan gugus alkilnya, kemudian diikuti karboksilatnya.Contoh2) Isomer EsterIsomer ester disebabkan oleh gugus alkil dan gugus alkanoatnya. Selainitu ester juga berisomer dengan asam karboksilat.Conoh: isomer C4H8O21) Sebagai asam karboksilat2) Sebagai ester3)
Read more ...

Asam Alkanoat

1. Rumus UmumAsam alkanoat atau asam karboksilat merupakan golongan senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsional –COOH terikat langsung pada gugus alkil, sehingga rumus umum asam alkanoat adalah :Contoh :PEMBENTUKAN RUMUS STRUKTUR ASAM ALKANOAT2. Tata NamaPenamaan senyawa-senyawa asam alkanoat atau asam karboksilat juga ada dua cara yaitu:1) Menurut IUPAC : mengikuti nama alkananya dengan
Read more ...
Kamis, 27 Januari 2011

Keton / Alkanon

1. Rumus UmumAlkanon merupakan golongan senyawa karbon dengan gugus fungsi karbonilGugus fungsi karbonil terletak di tengah, diapit dua buah alkil. Sehingga alkanon mempunyai rumus umum sebagai berikut :Contoh :2. Tata Nama Penamaan senyawa-senyawa alkanon atau keton juga ada dua cara yaitu :1) Menurut IUPAC mengikuti nama alkanannya dengan mengganti akhiran “ ana “ dalam alkana menjadi “ anom
Read more ...

Penggunaan Alkohol

Pengikut